Berita Terbaru
Manfaatkan Peluang Usaha, Pak Dani Seorang Tulang Punggung Keluarga
Bandung 26/06/2024, BAZNAS Kota Bandung menyalurkan bantuan Program Bandung Makmur kepada 48 Penerima Manfaat, dengan total penyaluran 82.500.000 Rupiah. Bantuan tersebut merupakan program penyaluran produktif untuk memberdayakan mustahik, dengan bantuan sarana dan modal usaha.
Pak Dani Furqon (51) salah satu penerima bantuan modal usaha BAZNAS Kota Bandung, yang memiliki usaha warung seblak, minuman dan mie jebew level di daerah Kel.Cicadas Kec.Cibeunying Kidul Kota Bandung. Pak Dani berjualan sudah hampir 5 tahun sejak 2019 hingga saat ini, dengan hanya berjualan di teras rumah bersama sang istri, Pak Dani memiliki usaha yang cukup banyak diminati orang-orang. Mie jebew level salah satu menu jualannya yang paling diminati, dengan rasa yang gurih, pedas dan nikmat penggemar pangannan ini sangat menyukai menu yang ada di warung seblak Pak Dani.
Usaha tersebut merupakan satu-satunya usaha yang dijalaninya kini, meski dengan kondisinya saat ini, tidak menjadikan Pak Dani berputus asa, malah ia lebih kuat dan semangat dalam menjalani usaha warung seblaknya tersebut. Pak Dani terus berjuang untuk kehidupan Istri dan kedua anaknya yang masih membutuhkan biaya, karena anak Pak Dani ini, yang pertama masih duduk di bangku SMP dan yang kedua masih berusia 10 bulan, sehingga masih membutuhkan banyak biaya.
Pak Dani selalu semangat dan pantang menyerah, bahkan setiap pagi Pak Dani selalu belanja sendiri ke Pasar Cikutra untuk membeli kebutuhan berjualan, dengan berjalan kaki sekitar 1 kilometer dari rumahnya. Warung seblak Pak Dani buka dari jam 8 pagi hingga jam 6 sore, karena selepas berjualan, setiap maghrib Pak Dani selalu pergi ke Masjid untuk solat berjamaah dan mengikuti pengajian rutin bersama warga sekitar rumahnya. Meski dengan kondisinya saat ini, Pak Dani terus berusaha bangkit dan semangat, agar usahanya tetap diminati banyak orang dan dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.
Melihat semangat dan jiwa besar Pak Dani dalam menjalani kehidupannya, BAZNAS Kota Bandung tergerak untuk membantu Pak Dani, dengan memberikan modal usaha, agar usaha yang Pa Dani jalani saat ini menjadi lebih baik dan berkembang, untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya.
“Harapan saya dengan adanya bantuan modal usaha ini, usaha saya lebih maju lagi .” ungkap Pak Dani
Ayo kita bantu saudara kita yang membutuhkan, semoga dengan bantuan yang kita keluarkan, menjadi amal jariah bagi kita dan kebahagiaan untuk mereka, dengan titipkan zakat infak dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Bandung.
(baznasktbdg)
BERITA01/07/2024 | Ayuni Purwandari
Ibu Ai Terus Berjuang, Agar Adi Dapat Mendengar Kembali
Jum’at, (21/06/2024), BAZNAS Kota Bandung menyalurkan bantuan kesehatan kepada ibu Ai Maelasari (48) warga Kelurahan Sukagalih Kecamatan Sukajadi Kota Bandung, Ibu Ai merupakan seorang ibu rumah tangga, dan suaminya seorang pekerja bangunan yang memiliki penghasilan tidak menentu. Ibu Ai memiliki seorang anak istimewa, bernama Adi Ridwan Setiawan (6), seorang anak bungsu dari 5 bersaudara, yang memiliki kebutuhan khusus dalam menjalani kehidupan sehari-harinya.
Adi lahir dengan proses sesar, pada usia kandungan ibu Ai baru menginjak 8 bulan. Saat usia Adi 1 bulan kondisi Adi mulai kurang baik, badannnya kuning, muncul bercak merah hingga tiba-tiba badannya membiru. Akhirnya ibu Ai dan Suami membawa Adi ke Rumah Sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Pada saat itu, dokter memberikan diagnosa bahwa Adi kekurangan hormon tiroid dan terkena down syndrome, akhirnya Adi terus menjalani pengobatan rutin ke Rumah Sakit hingga saat ini. Namun pada usia 4 tahun, Adi mulai terlihat kurang dalam berkomunikasi, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, ternyata pendengaran Adi pun terganggu dan hanya dapat mendengar dengan bantuan alat bantu dengar.
Ibu Ai terus berjuang menjalani tahap demi tahap pengobatan untuk kesembuhan anaknya, agar Adi dapat mendengar kembali dengan normal.
Melihat ketegaran dan perjuangan Ibu Ai untuk kesembuhan Adi, BAZNAS Kota Bandung terketuk untuk memberikan bantuan kesehatan, berupa alat bantu dengar dengan harapan, alat bantu dengar tersebut dapat membantu Adi untuk menjalani hari-hari bahagianya dan semakin hari tumbuh kembangnya semakin baik.
“Alhamdullilah saya sudah mendapatkan alat kesehatan, berupa alat bantu dengar dari BAZNAS Kota Bandung, Alat bantu dengar ini sangat membantu untuk anak Ibu, semoga terus bermanfaat untuk Adi. Terimakasih Muzaki BAZNAS Kota Bandung.” Pungkas Ibu Ai
Mari sama-sama saling membantu untuk saudara kita yang membutuhkan dan masyarakat Kota Bandung yang mengalami hal yang sama, dengan menitipkan zakat infak dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Bandung.
(baznasktbdg)
BERITA21/06/2024 | Ayuni Purwandari
Peluncuran BAZNAS Microfinance Desa, BAZNAS Kota Bandung Beri Solusi Para Pelaku Usaha Mikro
Bandung 12/06/2024, BAZNAS Kota Bandung meluncurkan salah satu program unggulan BAZNAS yakni BAZNAS Microfinance Desa (BMD). Peluncuran BMD ini dihadiri oleh Kepala Divisi Bank Zakat RI, PLH KABAG KESRA Kota Bandung, Pimpinan BAZNAS Kota Bandung, Ketua UPZ DKM Al-Ukhuwwah Kota Bandung, Unsur BAZNAS Kota Bandung dan Unsur BMD Kota Bandung.
BMD merupakan program BAZNAS yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pendampingan dan pembiayaan mikro berbasis zakat. Program BMD ini lahir karena dilatar belakangi oleh peningkatan kondisi masyarakat miskin baru di Kota Bandung, salah satunya akibat kondisi pandemi pada tahun 2020. Bukan hanya itu, BMD pun hadir karena kondisi masyarakat yang memiliki usaha mikro atau UMKM, masih banyak yang kesulitan untuk mengembangkan usahanya baik dalam aspek Modal, SDM, Teknologi, Pemasaran hingga Jaringan Usaha. Para pelaku usaha ini rata-rata tidak memenuhi kriteria sebagai nasabah bank (non-bankable), mereka kesulitan dalam hal mengakses lembaga keuangan karena kurangnya informasi yang didapatkan oleh para pelaku usaha UMKM ini.
BMD memiliki visi dan misi, untuk mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat, melalui pemberdayaan berbasis zakat dan microfinance di Kota Bandung, dengan memberikan akses pembiayaan mikro yang berbasis syariah kepada masyarakat, menyediakan pendampingan usaha untuk meningkatkan keterampilan dan kapasitas bisnis masyarakat, membangun jaringan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi.
Keberadaan BMD ini menjadi sangat penting di tengah masyarakat, karena disini BMD bukan hanya memberikan pembiayaan mikro, tapi BMD juga memberikan pendampingan dan edukasi kepada pelaku usaha mikro, tentang bagaimana perniagaan dilakukan secara Syariah, tentang seberapa pentingnya kita sebagai muslim berinfak dan sedekah di jalan Allah, agar usaha yang dijalani semakin tumbuh, berkembang dan berkah.
Produk yang ditawarkan BMD ini nantinya adalah pinjaman tanpa ada kelebihan atau tambahan, tanpa bunga (Qadrul Hasan). Disini pelaku usaha UMKM akan dikelompokkan, terdapat 7 hingga 15 orang dalam 1 kelompok nantinya, kelompok ini dinamakan KMD atau Kelompok Mitra BMD. Kelompok ini akan terus didampingi oleh BMD dalam menjalani usahanya, agar usaha yang di jalani lebih berdaya, hingga terjadinya kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada para muzaki, yang hingga saat ini masih mempercayakan untuk menitipkan zakat, infaq dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Bandung dan BMD ini merupakan salah satu program yang dilaksanakan BAZNAS Kota Bandung dari zakat yang dititipkan oleh para muzaki.” Pungkas Ketua BAZNAS Kota Bandung.
(baznasktbdg)
BERITA14/06/2024 | Ayuni Purwandari
Kurban Amalan Yang Paling Dicintai Allah SWT
Sejarah kurban dalam Agama Islam, memiliki akar yang berhubungan dengan kisah Nabi Ibrahim As dan putranya Nabi Ismail As sebagaimana dikisahkan dalam Al-Quran. kisah ini menjadi landasan sejarah bagi ibadah kurban yang dilaksanakan oleh umat Muslim.
Berdasarkan kisah dalam Al-Quran, Allah SWT menguji kesetiaan Nabi Ibrahim As, dengan memerintahkan beliau untuk mengorbankan putranya Nabi Ismail As. Ketika itu Nabi Ibrahim As yang taat kepada Allah SWT, bersedia melaksanakan perintah tersebut. Namun pada saat Nabi Ibrahim As bersiap untuk mengorbankan putranya, Allah SWT menggantikannya dengan seekor domba sebagai pengorbanan. Kejadian tersebut menjadi sebuah peristiwa penting dalam sejarah Agama Islam, menandakan ketundukan Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail as atas kehendak Allah.
Kurban merupakan salah satu amalan yang paling di cintai oleh Allah SWT pada hari Raya Idul Adha, menurut para ulama, kurban merupakan salah satu sunnah muakkad yaitu sunnah yang sangat dianjurkan. Kurban adalah bentuk ibadah seorang muslim, untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Menurut hadis, hewan kurban yang disembelih, akan datang pada hari kiamat dengan tanduknya, dengan bulu-bulunya, dengan kuku-kukunya, dan darah yang di tumpahkan akan diterima oleh Allah SWT di suatu tempat, sebelum darah itu meyentuh bumi.
Dalam menyambut hari raya Idul Adha, BAZNAS Kota Bandung memiliki program “Kurban Berkah BAZNAS, Tunaikan Kurban Bersama BAZNAS Kota Bandung”. Program tersebut merupakan cara BAZNAS, untuk memberikan kemudahan, kepada para pekurban (Mudhohi), dalam menunaikan ibadah kurbannya. Namun bukan hanya itu, BAZNAS pun ingin mengajak masyarakat, untuk membagi kenikmatan dengan kaum dhuafa di kewilayahannya, dengan menyalurkan paket ketahanan pangan untuk para dhuafa di lingkungan sekitar mudhohi.
Dalam ibadah kurban terkandung nilai-nilai keimanan, pengorbanan, ketundukan, dan kepedulian sosial terhadap sesama manusia. Ibadah ini akan terus menjadi ritual keagamaan dan budaya umat Muslim di seluruh dunia. Adapun hikmah yang akan kita dapatkan dalam ibadah qurban adalah :
1. Bersedekah Untuk Kaum Yang Kurang Mampu
Sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW yang berbunyi:
"Infaqkanlah hartamu. Janganlah engkau menghitung-hitungnya (menyimpan tanpa mau mensedekahkan). Jika tidak, maka Allah akan menghilangkan berkah rezeki tersebut. Janganlah menghalangi anugerah Allah untukmu. Jika tidak, maka Allah akan menahan anugerah dan kemurahan untukmu." (HR. Bukhari no. 1433 dan Muslim no. 1029)
2. Belajar Ikhlas
Ibadah kurban ini menuntut keikhlasan dan ketakwaan untuk menggapai ridha dari Allah SWT. Hal ini dicantumkan dalam firman-Nya pada surat Al-Hajj ayat 37:
"Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya." (QS. Al Hajj: 37)
3. Menjalankan Tuntunan Nabi
Tidak semua hewan dapat menjadi hewan kurban. Hewan yang dapat dikurbankan adalah hewan dengan kondisi prima, sehat tanpa ada cacat dan sudah masuk umur. Umur hewan kurban harus masuk dalam kriteria hewan musinnah, untuk hewan kambing minimal berusia 1 tahun dan sapi minimal usia 2 tahun. Hewan ini juga harus disembelih sesuai dengan ketentuan yang ada, yaitu dipotong setelah salat Idul Adha. Al Bara' bin 'Azib radhiyallahu 'anhu menuturkan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menyampaikan khutbah kepada para sahabat pada hari Idul Adha setelah mengerjakan shalat Idul Adha. Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Siapa yang shalat seperti shalat kami dan menyembelih kurban seperti kurban kami, maka ia telah mendapatkan pahala kurban. Barangsiapa yang berkurban sebelum shalat Idul Adha, maka itu hanyalah sembelihan yang ada sebelum shalat dan tidak teranggap sebagai kurban."
4. Belajar Untuk Berdzikir
Hal ini dikarenakan saat melaksanakan kurban diwajibkan untuk melantunkan basmallah dan disunnahkan untuk bertakbir saat menyembelih hewan kurban. Bahkan sunnah untuk melantunkan takbir ini telah diperintahkan sejak sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Allah SWT berfirman:
"Dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan" (QS. Al Hajj: 28).
5. Meninggalkan Larangan-Nya
Saat hendak melaksanakan ibadah kurban terdapat beberapa larangan yang perlu dipatuhi. Seperti tidak boleh memotong rambut dan kuku. Hal ini disampaikan dalam hadits riwayat Muslim yang berbunyi:
"Jika kalian telah menyaksikan hilal Dzulhijjah (maksudnya telah memasuki 1 Dzulhijjah,) dan kalian ingin berqurban, maka hendaklah shohibul qurban tidak memotong rambut dan kukunya." (HR. Muslim no. 1977).
6. Mengharapkan Kesucian Diri dan Hartanya
Setiap kebaikan adalah sedekah, yang berfungsi untuk mensucikan diri dan harta. Ibadah Kurban adalah amal kebaikan yang amat disukai Allah di Hari Raya Iedul Adha (HR. Tirmidzi)
7. Sebagai Penebus Dosa, Untuk Mendapatkan Pengampunan
“Hai Fatimah,berdirilah di sisi korbanmu dan saksikanlah ia, sesungguhnya titisan darahnya yang pertama itu pengampunan bagimu atas dosa-dosamu yang telah lalu” (HR. Al-Bazzar dan Ibnu Hibban)
8. Pahala dan Kemudahan Meniti Diatas Shirat
“Tiada suatu amalan yang dilakukan oleh manusia pada Hari Raya Kurban, yang lebih dicintai Allah selain daripada menyembelih haiwan Kurban. Sesungguhnya hewan kurban itu pada hari kiamat kelak akan datang berserta dengan tanduk-tanduknya, bulu-bulunya dan kuku-kukunya, dan sesungguhnya sebelum darah kurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima disisi Allah, maka beruntunglah kamu semua dengan (pahala) kurban itu.” (HR.Al-Tarmuzi, Ibnu Majah dan Al-Hakim), dalam riwayat lain “Muliakanlah kurban kamu karena ia menjadi tunggangan kamu di titian (shirat) pada hari kiamat.”
Sebagai umat muslim yang berkecukupan, mari kita sama-sama beribadah kepada Allah SWT dengan berkurban dan meningkatkan kepedulian kita terhadap sesama, agar kehidupan ini lebih indah dengan saling memberi.
(baznasktbdg)
BERITA11/06/2024 | Ayuni Purwandari
Mendukung Program P2WKSS, BAZNAS Kota Bandung Berdayakan Perempuan Produktif
BAZNAS Kota Bandung berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung, menyelenggarakan acara Peningkatan Pemberdayaan Perempuan, yang melanjuti rangkaian peringatan hari Kartini tingkat Kota Bandung Tahun 2024. Acara tersebut dilaksanakan di Aula Disarpus Kota Bandung pada 04/06. Dalam acara tersebut, dihadiri oleh Kepala Dinas DP3A Dra. Uum Sumiati, M.Si. beliau memberikan sambutan dan berpesan bahwa “Bantuan yang didapat oleh para penerima manfaat, harus digunakan dengan sebaik-baiknya, agar sesuai dengan tujuan yang diharapkan, dan saya berharap para penerima manfaat saat ini dapat menjadi muzaki kelak”. Pungkasnya. Selain kepala Dinas DP3A, hadir pula Ketua BAZNAS Kota Bandung dan Sekertaris Camat Sukajadi.
BAZNAS Kota Bandung menjalankan program Bandung Makmur yaitu sebuah program penyaluran zakat produktif untuk memberdayakan mustahik, dalam hal ini BAZNAS Kota Bandung memberdayakan para perempuan kepala keluarga dan perempuan penyitas kekerasan sebanyak 25 Orang penerima manfaat, dengan total penyaluran bantuan sebesar 50 Juta Rupiah. Maka melalui program ini, BAZNAS Kota Bandung berharap usaha yang dijalankan para perempuan produktif ini, menjadi lebih berdaya dan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Bandung.
Hal ini menjadi salah satu langkah BAZNAS Kota Bandung dalam mendukung program DP3A Pemerintah Kota Bandung yaitu Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS). Salah satu penerima bantuan modal usaha tersebut adalah Ibu Dewi Rupiasih (50), ia memiliki usaha kue basah dan berjualan sudah hampir 5 tahun. Namun selalu ada suka duka dalam perjalannya. Bersama suaminya yang kini penyandang disabilitas karena mengalami kecelakaan, Ibu Dewi tetap tersenyum dalam menjalani hidupnya, ia terus berjualan dengan menitipkan kue-kuenya di toko langganannya.
Mari sama-sama ulurkan tangan, untuk selalu membantu saudara kita yang membutuhkan, dengan menitipkan zakat infak dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Bandung.
(baznasktbdg)
BERITA05/06/2024 | Ayuni Purwandari
Ibu Cici Perempuan Tangguh Pahlawan Keluarga
BAZNAS Kota Bandung menyalurkan bantuan Program Bandung Makmur kepada 40 Penerima Manfaat dengan total penyaluran Rp. 67.900.000. Bantuan tersebut merupakan program penyaluran produktif untuk memberdayakan mustahik, dengan bantuan sarana dan modal usaha.
Ibu Cici (35) salah satu penerima bantuan modal usaha BAZNAS Kota Bandung, yang memiliki usaha pindang ikan mas presto dan Pepes. Ia berjualan sudah hampir 4 tahun sejak 2020 hingga saat ini, Ia menjajakan dagangannya di pinggir jalan pasar kiaracondong, namun terkadang ia pun sampai jualan berkeliling hingga dagangannya habis. Usaha tersebut merupakan usaha turun temurun dari keluarganya, namun perjalanan usahanya tidak selalu mulus. Usaha Ibu Cici pernah sampai sepi bahkan kesulitan modal, karena kondisi yang tidak selalu baik.
Meski dengan kondisi terpuruk saat itu, Ibu Cici terus berusaha bangkit agar usahanya tetap hidup, karena ia ingin terus berbakti kepada orang tua, melalui usahanya yang turun temurun tersebut. Ia tinggal di sebuah kontrakan daerah Kiaracondong Kota Bandung, bersama Suami dan satu orang anaknya. Namun kini kondisi pekerjaan suaminya yang serabutan, membuat Ibu Cici harus terus kuat dan tetap berjualan, karena untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, juga untuk membiayai anaknya yang kini masih duduk di bangku sekolah tingkat SMP.
Melihat Ibu Cici semangat dan selalu berusaha memberikan kasih sayang yang terbaik kepada keluarganya, BAZNAS Kota Bandung membantu dengan memberikan modal usaha, agar usaha yang Ibu Cici jalani saat ini menjadi lebih baik dan berkembang, untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya.
“Saya berharap uang yang saya dapatkan dari BAZNAS Kota Bandung bermanfaat dan setelah saya gunakan untuk modal usaha, saya juga ingin beli sepatu sekolah dan kaos kaki untuk anak saya karena sepatunya sudah robek .” ungkap Ibu Cici
Ayo sama-sama saling membantu untuk saudara kita yang membutuhkan, semoga dengan bantuan yang kita keluarkan menjadi amal jariah bagi kita dan kebahagiaan untuk mereka. Mari titipkan zakat infak dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Bandung.
(baznasktbdg)
BERITA03/06/2024 | Ayuni Purwandari
17 Tahun Tanpa Suami Ibu Ecin Tegar Jalani Hidup
BAZNAS Kota Bandung menyalurkan bantuan hidup dasar kepada 27 penerima manfaat dan bantuan tunggakan kontrakan kepada 9 penerima manfaat. Bantuan yang disalurkan sebesar 40 Juta Rupiah tersebut, adalah program Bandung Peduli BAZNAS Kota Bandung yang bertujuan untuk membantu masyarakat Kota Bandung, agar kehidupannya lebih baik dan tetap bisa melanjutkan hidup.
Salah satu penerima manfaat dari program tersebut, adalah Ibu Ecin (68). Ia hidup tanpa suaminya sudah hampir 17 tahun dan tinggal di sebuah rumah sederhana, daerah Rajawali-Andir Kota Bandung. Untuk mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari, ia berjualan gorengan di teras rumah, serta ia kirim juga ke warung yang ada di sekitar rumahnya. Namun dengan berdagang gorengan pun, belum cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Ibu dari 4 orang anak ini, berjuang memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri, meski dengan kondisi yang kurang sehat, karena jika terlalu lelah ia sering sesak nafas. Ia tidak mau meminta kepada anak-anaknya karena anak-anaknya pun berada dalam kondisi ekonomi yang pas-pasan.
Melihat ketegaran hidup Ibu Ecin, BAZNAS Kota Bandung terketuk untuk memberikan bantuan, dengan harapan kehidupan Ibu Ecin semakin baik. melalui salah satu program Bandung Peduli BAZNAS Kota Bandung.
“Perasaan Saya Bahagia setelah mendapat bantuan dari BAZNAS Kota Bandung, terimakasih muzaki yang telah menitipkan zakat infaq sedekahnya.” Pungkas Ibu Ecin
Mari sama-sama saling membantu untuk saudara kita yang membutuhkan, dengan menitipkan zakat infak dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Bandung.
(baznasktbdg)
BERITA30/05/2024 | Ayuni Purwandari
BAZNAS Republik Indonesia dan MITRATEL Jalin Kerjasama, Salurkan Ribuan Paket di Bulan Ramadan dan Lebaran ke Medan hingga Papua
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menjalin kerjasama menyebarkan paket kebaikan. Setidaknya ada 2.890 paket yang disalurkan selama bulan ramadan dan Idul Fitri 1445 hijriah.
Ketua Baznas Kota Bandung, Akhmad Roziqin mengatakan bahwa kolaborasi yang dijalin merupakan langkah untuk menyemarakkan dan mengambil berkah.
"Ini merupakan dorongan untuk menyemarakkan dan mengambil berkah ramadan dengan berbagi kebahagiaan," kata Akhmad Roziqin.
Akhmad Roziqin mengungkapkan, Baznas Kota Bandung telah mengandeng sejumlah pihak selama ramadan dan Idul Fitri.
"Semoga Mitratel semakin maju, sukses dan berkah, dan semoga kerjasama ini terus berjalan di tahun-tahun selanjutnya," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko mengatakan bahwa, pembagian paket kebahagiaan itu disebarkan secara nasional yang mencakup wilayah kerja Mitratel mulia dari Medan hingga Jayapura Papua. Paket paket tersebut dibagikan kepada Anak Yatim, Kaum Dhuafa hingga penyandang disabilitas.
"Paket Kebaikan yang terdiri dari 1.445 paket buka puasa dan 1.445 bingkisan lebaran," kata Theodorus.
Theodorus menuturkan, seremoni penyerahan paket kebaikan tersebut dilaksanakan di Kantor Mitratel RO Jabar, Gedung Telkom, Kota Bandung, pada Kamis (28/03/2024). Kegiatan itu dihadiri oleh CFRO Mitratel Ian Sigit Kurniawan, GM Area 2 Harry Ramdan, VP MA Pak Ayodya, VP Procurement Ali Akbar, VP Risk management Alex Yipis, VP Treasury & Tax Anung Anendito, Ketua Baznas Kota Bandung Akhmad Roziqin, dan Wakil Ketua 2 Baznas Kota Bandung Irfan Farid Taufik.
"Selain di Kota Bandung, Paket kebaikan juga diserahterimakan secara simbolis oleh Manajemen Mitratel di beberapa wilayah diantaranya Medan, Jakarta, Surabaya dan Jayapura," ujarnya.
Theodorus menambahkan, momen tersebut dinilai penuh makna dalan rangja mengekspresikan rasa syukur kepada Tuhan atas segala karunia dan keberkahan yang telah diberikan. Melalui program Mitratel Bahagia Bersama tahun ini, diharapkan dapat menyemarakkan nilai-nilai keagamaan pada Bulan Suci Ramadhan 1.445 H / 2024 melalui kegiatan berbagi, wujud dari tanggung jawab sosial dan kepeduliaan Mitratel dalam membangun hubungan positif dan meningkatkan citra perusahaan dengan masyarakat dan stakeholders.
Selain itu, lanjut Theodorus, paket Kebaikan ini juga bertujuan untuk memperkuat hubungan positif yang berkelanjutan antara Perusahaan, karyawan dan Masyarakat di wilayah operasional Mitratel.
"Penyaluran Paket Kebaikan yang terdiri dari Paket Buka Puasa dan bingkisan ini sebagai bentuk kepedulian seluruh karyawan Mitratel kepada warga sekitar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan tentu saja menyemarakkan Ramadhan 1445 H," pungkasnya.
BERITA30/04/2024 | Jamal Purnama
Bantu Ibu Ade Halimah Untuk Terlepas Dari Jeratan Rentenir
Selasa, (02/04/2024) Kantor BAZNAS Kota Bandung ramai dikunjungi oleh Mustahik yang ingin mengajukan permohonan bantuan, salah satunya Ibu Ade Halimah (45) beliau seorang buruh cuci setrika di lingkungan rumahnya, di daerah Sadang Serang, Coblong Kota Bandung.
Ibu Ade Halimah memiliki seorang Suami dan seorang Anak, Suami beliau sudah tidak bekerja lagi, selama hampir 5 tahun dan tidak bisa memberikan kecukupan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Bahkan dari hasil buruh cuci setrika pun tidak dapat mencukupi kebutuhannya. Karena keadaan yang mendesak, Ibu Ade Halimah dan Suaminya memutuskan untuk meminjam uang kepada rentenir untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Akibat hal tersebut, saat ini Ibu Ade Halimah dan keluarga menjadi terjerat hutang kepada rentenir.
Melihat kesabaran dan ketegaran Ibu Ade Halimah dalam menjalani kehidupannya, maka BAZNAS Kota Bandung memberikan bantuan kepada Ibu Ade Halimah, untuk keluar dari jeratan hutangnya. melalui salah satu kegiatan program Bandung Peduli BAZNAS Kota Bandung.
“Alhamdullilah saya dibantu oleh BAZNAS Kota Bandung untuk mengatasi hutang dan untuk kebutuhan sehari-hari.” Pungkas Ibu Ade Halimah
Mari kita bantu Ibu Ade Halimah dan masyarakat Kota Bandung yang mengalami hal yang sama, dengan menitipkan Infaq Sedekah melalui BAZNAS Kota Bandung.
(baznasktbdg)
BERITA02/04/2024 | Ayuni Purwandari

Bantuan bagi Korban Gempa Sumedang
Baznas Kota bandung beserta Pemerintah Kota Bandung menyampaikan bantuan uang sebesar Rp 500.000.000,- dan bantuan Natura senilai Rp 21.596.000,- bagi korban gempa Kabupaten Sumedang yang terjadi pada tanggal 31 Desember 2023. Bantuan ini merupakan sumbangan dari masyarakat umum yang disampaikan melalui Baznas Kota bandung yang diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk disalurkan bagi korban bencana gempa di Kabupaten Sumedang.
BERITA25/01/2024 | BAZNAS KOTA BANDUNG

Rekapitulasi Donasi Korban Gempa Kabupaten Sumedang
Assalammu'alaikum wr. wb.
Berikut kami sampaikan jumlah total penerimaan Donasi Kemanusiaan Sumedang yang dihimpun melalui BAZNAS Kota Bandung per tanggal 05 Januari 2024 hingga 22 Januari 2024 pukul 16.00 Uang Sebesar Rp.284.475.090- dan Natura/Barang Sebesar Rp.17.592.000,-
Untuk monitoring total penerimaan dapat dilihat pada link berikut :
http://bit.ly/Bantuan-Kemanusian-untuk-Kab-Sumedang
BERITA22/01/2024 | BAZNAS KOTA BANDUNG

Bantuan bagi korban Banjir Bandang
Baznas Kota Bandung menyampaikan bantuan kepada korban banjir bandang di kelurahan braga Kota Bandung yang terjadi pada tanggal 11 Januari 2024.
BERITA18/01/2024 | BAZNAS KOTA BANDUNG

Baznas Kota Bandung tanggap bencana
BAZNAS Kota Bandung bersama jajaran kelurahan dan kecamatan beserta jajaran melakukan kegiatan asesmen 2 rumah rusak berat dan 21 rumah rusak ringan di RW 8 dan RW 4 Kel. Braga Kec. Sumur Bandung yang terdampak akibat bencana banjir bandang tanggal 11 Januari 2024.
BERITA15/01/2024 | BAZNAS KOTA BANDUNG

BAZNAS Kota Bandung tanggap bencana banjir bandang
Baznas Kota Bandung melakukan kegiatan tanggap bencana pada kejadian Banjir bandang tanggal 11 Januari 2024 yang memberikan dampak pada 600 rumah warga di Gang Apandi RW 08, RW 04, RW 03, RW 07, Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung.
BERITA13/01/2024 | BAZNAS KOTA BANDUNG

Baznas Kota Bandung Salurkan Bantuan Palestina Tahap pertama sebesar Rp 1,7 Miliar
Pemerintah Kota (Pemkot) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung menyalurkan infak kemanusiaan untuk Palestina tahap 1 sebesar Rp1.767.238.620 melalui Baznas RI, sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat di negeri itu. Ketua Baznas RI, KH Noor Achmad, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat Kota Bandung yang telah memberikan infak terbaik untuk rakyat Palestina.
“Terima kasih kepada masyarakat Kota Bandung. Ini merupakan bantuan yang luar biasa yang akan kami salurkan sepenuhnya untuk rakyat Palestina, sebab di sana masih banyak sekali orang yang membutuhkan uluran tangan kita,” kata Noor, dalam keterangan tertulis pada Rabu (20/12/2023
Ketua BAZNAS KOTA BANDUNG Dr Akhmad Roziqin menyampaikan terima kasih kepada Baznas RI yang telah menerima penyaluran infak dari masyarakat Bandung. Dia juga berterima kasih kepada para donatur yang ikut serta menyukseskan pengumpulan infak kemanusiaan.
“Baznas Kota Bandung bersyukur karena mendapat kepercayaan dari Pemerintah Kota Bandung sebagai lembaga yang menghimpun dana kemanusiaan Palestina dari masyarakat Kota Bandung yang terdiri dari unsur ASN dan masyarakat umum,” ujarnya.
“Alhamdulillah, hari ini terkumpul Rp1,7 miliar dan sudah kami serahkan amanah atau titipan dari para donatur di Kota Bandung kepada Baznas RI,” imbuhnya.
Dia memaparkan, pengumpulan infak kemanusiaan dari masyarakat Kota Bandung untuk rakyat Palestina sebesar Rp1,7 miliar dilakukan dalam kurun 15 hari. Baznas Kota Bandung masih membuka penyaluran infak kemanusiaan, karena saat ini bantuan yang ada di UPZ-UPZ belum seluruhnya terkumpul.
“Bantuan yang besar ini menunjukan bahwa masyarakat Kota Bandung menaruh empati yang sangat besar kepada saudara-saudara kita yang ada di Gaza Palestina. Oleh karena itu kami sangat berharap bantuan dari para donatur ini bisa sampai kepada rakyat Gaza Palestina,” katanya.
Sumber :
https://khazanah.republika.co.id/berita/s5xv69463/baznas-kota-bandung-salurkan-bantuan-palestina-rp-17-miliar
BERITA09/01/2024 | republika online

Rekapitulasi Donasi Palestina Tahun 2023
Assalamualaykum wr wb
Berikut kami sampaikan kepada masyarakat kota Bandung perihal informasi penghimpunan dana membasuh luka palestina yang telah dilakukan oleh Baznas Kota Bandung pada tahun 2023.
Rekapitulasi sepenuhnya dapat dilihat melalui link berikut dibawah ini
http://bit.ly/Rekapitulasi-donasi-kemanusiaan-Palestina-KotaBandung
Silahkan copy dan paste link diatas pada browser anda
BERITA08/01/2024 | BAZNAS KOTA BANDUNG

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
