WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Bandung Salurkan Bantuan Rutilahu untuk Ibu Rosidah di Kecamatan Cibiru

Bandung — BAZNAS Kota Bandung kembali menyalurkan bantuan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) kepada warga prasejahtera di Kota Bandung. Kali ini, bantuan diberikan kepada Ibu Rosidah (53 tahun), warga Kampung Gandol RT 05 RW 05, Kelurahan Palasari, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, yang saat ini tinggal dalam kondisi hunian yang memprihatinkan dan tidak layak huni.

Ibu Rosidah merupakan warga dengan kondisi ekonomi kurang mampu yang berstatus cerai mati dan memiliki tanggungan dua orang anak. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, beliau bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu. Keterbatasan ekonomi yang dihadapi membuat beliau kesulitan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, termasuk memperbaiki tempat tinggalnya yang terus mengalami kerusakan.

Rumah milik Ibu Rosidah saat ini mengalami kerusakan pada berbagai bagian struktur bangunan yang berpotensi membahayakan keselamatan penghuni. Kerusakan tersebut meliputi atap yang bocor dan berpotensi ambruk akibat material bangunan yang telah lapuk dimakan usia, dinding kayu yang lembab, lapuk, dan hampir roboh, serta kusen-kusen rumah yang sebagian telah dimakan rayap. Selain itu, kondisi lantai rumah juga mengalami kerusakan yang semakin memperburuk kelayakan hunian.

Tidak hanya kerusakan fisik bangunan, rumah Ibu Rosidah juga belum memiliki fasilitas sanitasi dan kesehatan lingkungan yang memadai. Ventilasi rumah yang buruk menyebabkan sirkulasi udara tidak optimal, sementara akses terhadap air bersih juga belum tersedia secara layak untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari. Kondisi tersebut menjadikan rumah yang seharusnya menjadi tempat berlindung justru berpotensi mengancam keselamatan jiwa penghuninya.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kota Bandung hadir melalui program Rutilahu sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat yang membutuhkan. Program ini menjadi salah satu wujud optimalisasi pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat prasejahtera, khususnya dalam penyediaan hunian yang aman, sehat, dan layak huni.

BAZNAS Kota Bandung menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki dan donatur yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Bandung. Semoga setiap kebaikan yang ditunaikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan menghadirkan manfaat bagi mereka yang membutuhkan.

 

Mari terus hadirkan harapan dan kebahagiaan untuk sesama. Salurkan zakat, infak, dan sedekah terbaik Anda melalui BAZNAS Kota Bandung agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.

15/06/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Bandung
Tinggal di Rumah Lembab dan Nyaris Roboh, Ibu Shinta Kini Dapat Harapan Baru

Bandung — BAZNAS Kota Bandung kembali menyalurkan bantuan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) kepada warga prasejahtera di Kota Bandung. Pada Jumat, 22 Mei 2026, bantuan diberikan kepada Ibu Shinta Sartika (60 tahun), warga Jalan Pasir Salam VIII No. 360, Kelurahan Ancol, Kecamatan Regol, Kota Bandung.

Ibu Shinta merupakan warga dengan kondisi ekonomi kurang mampu yang berstatus cerai mati dan bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan tidak menentu. Beliau tinggal seorang diri di rumah miliknya yang saat ini berada dalam kondisi memprihatinkan dan berpotensi ambruk.

Hasil asesmen menunjukkan kondisi fisik bangunan sudah tidak memenuhi standar keselamatan dan kelayakan huni. Kerusakan yang ditemukan di antaranya atap bocor akibat material bangunan yang telah lapuk dimakan usia, dinding berlubang dan retak parah, serta sebagian bangunan masih menggunakan triplek tidak permanen dengan kondisi lembab.

Selain itu, kusen rumah sudah tidak kokoh dan sebagian dimakan rayap, jamban yang tersedia tidak layak digunakan, ventilasi rumah sangat minim, tidak terdapat saluran pembuangan air limbah, serta ketersediaan air bersih yang belum memadai.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kota Bandung memberikan bantuan senilai Rp18.000.000 guna membantu proses perbaikan rumah agar menjadi lebih aman, sehat, dan layak untuk dihuni.

Bantuan ini merupakan bentuk nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat untuk membantu warga yang membutuhkan, khususnya dalam peningkatan kualitas tempat tinggal dan kesejahteraan masyarakat prasejahtera.

BAZNAS Kota Bandung menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki dan donatur yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Bandung. Semoga setiap kebaikan yang ditunaikan menjadi amal jariyah dan menghadirkan manfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

 

Mari terus hadirkan manfaat dan kebahagiaan untuk sesama melalui zakat, infak, dan sedekah terbaik Anda bersama BAZNAS Kota Bandung.

22/05/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Bandung
BAZNAS Kota Bandung Penuhi Kebutuhan Kursi Roda bagi Abdel Aziz

Bandung — BAZNAS Kota Bandung kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga yang membutuhkan. Kali ini, bantuan berupa satu unit kursi roda diberikan kepada Abdel Aziz Doan Al Jabbar (11 tahun), seorang anak yang sejak lahir mengalami Hydrocephalus dan Cerebral Palsy (CP) sehingga mengalami keterbatasan mobilitas dalam aktivitas sehari-hari.

Kondisi kesehatan yang dialami membuat Abdel Aziz sangat membutuhkan alat bantu mobilitas. Namun, keterbatasan ekonomi keluarga menyebabkan kebutuhan tersebut belum dapat terpenuhi. Bahkan, dalam beberapa waktu terakhir Abdel Aziz juga belum dapat melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin karena kendala biaya.

Melihat kondisi tersebut, sang ibu, Rona Sari Bulan, mengajukan permohonan bantuan kursi roda melalui BAZNAS Kota Bandung. Setelah melalui proses asesmen, BAZNAS Kota Bandung menindaklanjuti permohonan tersebut dengan menyalurkan bantuan kursi roda.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu Abdel Aziz dalam beraktivitas sehari-hari dengan lebih mudah, sekaligus meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan alat bantu yang sangat diperlukan.

 

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Bandung dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk membantu warga yang membutuhkan, khususnya dalam bidang kemanusiaan dan kesehatan.

09/04/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Bandung
BAZNAS Kota Bandung Wujudkan Hunian Layak bagi Warga Membutuhkan

Bandung, 8 April 2026 — BAZNAS Kota Bandung kembali menyalurkan bantuan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) kepada warga yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Ibu Euis (66 tahun), warga Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cibeunying Kaler, yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi fisik bangunan yang memprihatinkan dan berisiko terhadap keselamatan penghuninya.

Hasil asesmen lapangan menunjukkan sejumlah kerusakan berat pada bangunan rumah, di antaranya atap yang bocor dan berpotensi ambruk, dinding yang berlubang dan retak parah, kusen yang sudah tidak kokoh akibat dimakan rayap, serta lantai dan material bangunan yang telah lapuk dimakan usia. Kondisi tersebut membuat rumah tidak lagi memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan untuk dihuni.

Rumah tersebut dihuni oleh dua kepala keluarga dengan total tiga jiwa. Keterbatasan kondisi ekonomi membuat Ibu Euis belum mampu melakukan perbaikan, sementara risiko kerusakan semakin meningkat, terutama saat hujan turun dan angin kencang.

Melalui program Rutilahu, BAZNAS Kota Bandung hadir memberikan intervensi nyata agar Ibu Euis dan keluarganya dapat kembali menempati hunian yang aman, layak, dan nyaman. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Bandung dalam meningkatkan kualitas hidup warga prasejahtera melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat.

 

BAZNAS Kota Bandung mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program kemanusiaan yang memberikan dampak langsung bagi warga yang membutuhkan, salah satunya melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah secara amanah dan tepat sasaran.

08/04/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Bandung
BAZNAS Kota Bandung Dirikan Posko Mudik Ramadhan 1447 H di Ujungberung

Bandung, 19 Maret 2026 — BAZNAS Kota Bandung menghadirkan Posko Mudik Ramadhan 1447 H sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan bagi para pemudik yang melintas di wilayah Ujungberung. Posko ini berlokasi di Jl. Raya Ujungberung, tepatnya di Gerbang Selatan Masjid Besar Kaum Ujungberung, dan beroperasi pada Kamis (19/3/2026) mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB.

 

Selama pelaksanaannya, posko tersebut menjadi tempat singgah yang nyaman bagi para pemudik untuk beristirahat sekaligus memanfaatkan berbagai layanan gratis yang disediakan. Layanan tersebut meliputi service ringan sepeda motor, ganti oli, pijat refleksi, serta penyediaan minuman dan makanan.

 

Menariknya, layanan service ringan dan ganti oli dilaksanakan oleh montir binaan BAZNAS Kota Bandung yang telah mendapatkan pelatihan teknik perbengkelan dari BBVP Kota Bandung. Sementara itu, layanan pijat refleksi diberikan oleh penyandang disabilitas (tuna netra), sebagai bentuk pemberdayaan mustahik agar dapat berkontribusi aktif dalam pelayanan masyarakat.

 

BAZNAS Kota Bandung menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat nyata dari dana zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat, khususnya bagi para pemudik yang tengah melakukan perjalanan menuju kampung halaman.

 

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk kolaborasi dengan Kementerian Agama Kota Bandung melalui program Masjid Ramah Pemudik dan Ekspedisi Masjid Indonesia. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat peran masjid sebagai pusat pelayanan umat, khususnya selama periode mudik Ramadhan.

 

BAZNAS Kota Bandung turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung terselenggaranya kegiatan ini. 

Diharapkan, program serupa dapat terus dilaksanakan guna memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

19/03/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Bandung

Berita Terbaru

BAZNAS Salurkan Paket Sekolah Untuk Yatim Senilai 9,9 Juta
BAZNAS Salurkan Paket Sekolah Untuk Yatim Senilai 9,9 Juta
Sabtu, (07/09), BAZNAS Kota Bandung menyalurkan bantuan paket sekolah sebanyak 33 paket, dalam program Bandung Cerdas BAZNAS Kota Bandung dengan nilai sebesar Rp.9.900.000,-. Bantuan tersebut disalurkan melalui Majelis Taklim Husnul Khotimah Warakawari PAC PEPABRI Kecamatan Gedebage. Majelis Taklim ini berada di Jalan Riung Sekar Kelurahan Cisaranten Kidul Kecamatan Gedebage Kota Bandung. Paket sekolah nantinya akan diberikan kepada Anak-anak pengajian, yatim dan dhuafa yang berada di lingkungan Majelis Taklim tersebut. Majelis Taklim Husnul Khotimah Warakawari PAC PEPABRI Kecamatan Gedebage, merupakan sebuah wadah bagi warga, khususnya Ibu-ibu dan anak-anak untuk belajar mengaji dan belajar ilmu agama. Adanya Majelis Taklim ini bertujuan agar anak-anak yang belajar disana menjadi hafidz Qur’an. Dalam rangka tahun ajaran baru, Majelis Taklim Husnul Khotimah Warakawari PAC PEPABRI Kecamatan Gedebage, ingin memberi paket sekolah kepada anak-anak agar lebih semangat dalam mengaji dan belajar agamanya. Bantuan paket sekolah yang diberikan berisi Tas Sekolah, Buku Tulis, Pulpen, Pensil, Pensil Warna, Penggaris, Tempat Pensil juga Tumbler. “Terimakasih BAZNAS Kota Bandung, Terimakasih Muzaki”. Ungkap anak-anak Majelis Taklim Husnul Khotimah Warakawari PAC PEPABRI Kecamatan Gedebage Kepedulian kita kebahagiaan bagi mereka, Mari sama-sama saling membantu untuk saudara kita yang membutuhkan, dengan menitipkan zakat, infak dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Bandung. (baznasktbdg)
BERITA24/09/2024 | Ayuni Purwandari
Bakti Diki Kepada Ibu Wiwin Agar Dapat Kembali Mendengar
Bakti Diki Kepada Ibu Wiwin Agar Dapat Kembali Mendengar
Selasa (03/09), BAZNAS Kota Bandung menyalurkan bantuan kesehatan kepada Ibu Wiwin Supartika (70), warga Babakan Irigasi Kelurahan Babakan Tarogong Kecamatan Bojongloa Kaler Kota Bandung. Ibu Wiwin merupakan seorang Ibu Rumah Tangga yang memiliki lima orang anak, yang saat ini kondisinya sulit untuk mendengar dengan jelas. Melalui BAZNAS Kota Bandung, salah seorang anak Ibu Wiwin yang bernama Diki menggantungkan harapan agar Ibunya dapat kembali mendengar. Diki merupakan anak kelima Ibu Wiwin, Ia selalu berusaha memberikan pengobatan terbaik bagi Ibunya meski penghasilannya pas-pasan. Sejak tahun 2017 Ibu Wiwin mulai rutin berobat ke Rumah Sakit karena menderita penyakit Diabetes stadium 2, bahkan Ibu Wiwin pernah ditemukan tak sadarkan diri di rumah oleh anak-anaknya, dan saat itu juga Ibu Wiwin dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan pemeriksaan hasilnya Ibu Wiwin mengalami pecah pembuluh darah dibagian sebelah kiri, yang mengakibatkan kini sulit untuk mendengar dengan jelas. Diki sebagai anak, terus berjuang menjalani tahap demi tahap pengobatan untuk kesembuhan Ibunya, meski dengan keterbatasan ekonomi namun Diki yakin bahwa Ibunya akan kembali sehat dengan menjalani pengobatan secara rutin. Melihat ketegaran dan perjuangan Diki agar Ibunya dapat kembali mendengar secara normal, BAZNAS Kota Bandung terketuk untuk memberikan bantuan kesehatan, berupa alat bantu dengar dengan harapan, alat bantu dengar tersebut dapat membantu Ibu Wiwin untuk menjalani hari tuanya dengan bahagia bersama anak dan cucunya. “Saya sangat senang dan bersyukur sekali, dan saya ucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Bandung karena telah membantu Ibu saya untuk dapat kembali mendengar.” Ungkap Diki Mari sama-sama saling membantu untuk saudara kita yang membutuhkan dan masyarakat Kota Bandung yang mengalami hal yang sama, dengan menitipkan zakat infak dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Bandung. (baznasktbdg)
BERITA04/09/2024 | Ayuni Purwandari
BAZNAS Kota Bandung Bantu Alat Kesehatan Ambulan BONGSOR
BAZNAS Kota Bandung Bantu Alat Kesehatan Ambulan BONGSOR
Selasa, (30/07), BAZNAS Kota Bandung menyalurkan bantuan alat kesehatan, kepada Relawan BONGSOR (Bojongloa Sosial Respon) Kecamatan Bojongloa Kaler Kota Bandung, dengan memberi bantuan melalui program Bandung Sehat BAZNAS Kota Bandung. Bantuan berupa Strecher (Blankar) untuk Mobil Ambulan, yang selalu digunakan Relawan BONGSOR untuk membantu warga yang membutuhkan. Karena Strecher (Blankar) yang dimiliki oleh Relawan BONGSOR sudah patah dan telah dilas kondisinya saat ini, alat kesehatan tersebut sudah tak layak digunakan. Melihat kondisi itu, BAZNAS Kota Bandung tergerak untuk membantu Relawan BONGSOR dalam kegiatan penanganan kesehatan, dengan memberikan bantuan Strecher (Blankar) tersebut. Relawan BONGSOR adalah Organisasi yang bergerak dibidang sosial dan kesehatan. Organisasi ini merupakan sinergitas dan kolaborasi dari TKSK, Karang Taruna, PSM, TP PKK, PMI, dan unsur masyarakat lainnya. Relawan BONGSOR terbentuk sejak 28 Januari 2020 berdasarkan SK Camat Bojongloa Kaler, yang memiliki 30 Orang tim lapangan dan tersebar di 5 Kelurahan, di wilayah Kecamatan Bojongloa Kaler. Ini merupakan organisasi inovasi Kecamatan Bojongloa Kaler yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan penanganan cepat tanggap, khususnya dalam hal Sosial dan Kesehatan secara sukarela. Relawan BONGSOR memiliki layanan Ambulan gratis yang setiap harinya dapat mengantar warga yang membutuhkan penanganan kesehatan ke Rumah Sakit, hingga bisa mencapai 12 Orang per hari yang diantar oleh Ambulan tersebut. “Terimakasih kepada BAZNAS Kota Bandung, sudah memberikan bantuan Strecher (Blankar) untuk Ambulan kami, ini sangat luar biasa dan sangat bermanfaat karena memang bantuan ini yang kita perlukan untuk membawa masyarakat dari rumah ke Rumah Sakit ataupun dari Rumah Sakit ke Rumah, sehingga bisa lebih bermanfaat untuk wilayah kami. Mudah-mudahan BAZNAS Kota Bandung makin banyak muzakinya karena terbukti kegiatannya disalurkan sesuai dengan ketentuan dan alhamdullilah di wilayah kami selain bantuan kesehatan ini, banyak juga bantuan lainnya yang diberikan oleh BAZNAS Kota Bandung kepada warga kami”. Ungkap Rudi Sugandi Ketua Relawan BONGSOR Kepedulian kita kebahagiaan untuk mereka, Mari sama-sama saling membantu untuk saudara kita yang membutuhkan, dengan menitipkan zakat infak dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Bandung.
BERITA01/08/2024 | Ayuni Purwandari
Baznas Kota Bandung Adakan Pelatihan Craft Daur Ulang Limbah dan Kresek untuk Binaan P2WKSS RW 02 Kelurahan Sukagalih Kecamatan Sukajadi Kota Bandung
Baznas Kota Bandung Adakan Pelatihan Craft Daur Ulang Limbah dan Kresek untuk Binaan P2WKSS RW 02 Kelurahan Sukagalih Kecamatan Sukajadi Kota Bandung
Pada tanggal 11 Juli 2024, Baznas Kota Bandung menyelenggarakan pelatihan daur ulang sampah yang produktif untuk binaan Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) di RW 02, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Sukajadi Kota Bandung. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan baru dalam mengelola sampah rumah tangga sehingga dapat menghasilkan nilai ekonomi, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Dalam pelatihan ini, peserta tidak hanya diajarkan teknik-teknik daur ulang yang efektif, tetapi juga diberikan strategi pemasaran untuk menjual produk hasil daur ulang. Melalui bimbingan langsung dari para ahli, peserta akan belajar cara memanfaatkan platform online dan media sosial untuk memasarkan produk mereka, menciptakan brand yang menarik, dan menjangkau pasar yang lebih luas. Pelatihan ini mendukung beberapa SDGs penting: SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim Melalui daur ulang, pelatihan ini membantu mengurangi emisi gas rumah kaca dan dampak lingkungan lainnya, berkontribusi pada upaya global melawan perubahan iklim. SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mendaur ulang sampah, menciptakan lapangan kerja baru, serta membantu menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Dengan strategi pemasaran yang tepat, hasil produksi peserta diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan dan berkelanjutan. Baznas Kota Bandung terus berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat melalui berbagai program yang bermanfaat dan berkelanjutan, serta mendukung upaya masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
BERITA11/07/2024 | Jamal Purnama
Kado HJKB Ke-214, BAZNAS Kota Bandung Persembahkan Juara Umum BAZNAS Jabar Award 2024
Kado HJKB Ke-214, BAZNAS Kota Bandung Persembahkan Juara Umum BAZNAS Jabar Award 2024
BAZNAS Kota Bandung persembahkan Kado untuk Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-214 sebuah prestasi gemilang yaitu Juara Umum pada BAZNAS Jabar Award 2024. BAZNAS Jabar Award 2024 ini dihadiri langsung oleh Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin dan Ketua BAZNAS RI, KH Noor Achmad yang diselenggarakan di Grand Sunshine Resort & Convention Jl. Raya Soreang Kabupaten Bandung, pada 10 Juli 2024. Dalam BAZNAS Jabar Award 2024 mengumumkan Kota Bandung sebagai pemenang 7 dari 18 kategori yang diperlombakan, menjadikannya sebagai juara umum. Daftar Penghargaan BAZNAS Kota Bandung pada BAZNAS Jabar Award 2024: 1. Juara Laporan Simba Terbaik 2. Juara Pengelolaan Lembaga Terbaik 3. Nominator Fungsi Pengawasan Terbaik 4. Nominator Pengelolaan SDM Terbaik 5. Nominator Pengelolaan Administrasi dan Kesekretariatan Terbaik 6. Nominator Humas dan Branding Terbaik 7. Nominator Nilai IZN Terbaik Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Bandung, Akhmad Roziqin menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diraih. "Tentu kita sangat bersyukur atas penghargaan ini," ujar Akhmad, Rabu, 10 Juli 2024. Penghargaan ini juga dipersembahkan kepada Pemerintah Kota Bandung atas dukungannya yang luar biasa, termasuk dukungan regulasi berupa instruksi Wali Kota untuk pembayaran zakat dari kalangan ASN. "Oleh karena itu, BAZNAS Kota Bandung dalam kesempatan ini mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kota Bandung atas dukungannya yang luar biasa, sekaligus sebagai kado untuk HJKB yang Ke-214,” tambahnya. Dengan apresiasi ini, diharapkan BAZNAS Kota Bandung dapat memberikan kontribusi yang lebih baik bagi Kota Bandung. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi BAZNAS Kota Bandung untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan zakat agar lebih amanah, profesional, dan akuntabel, serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi warga Kota Bandung,” jelasnya. Penghargaan ini menunjukkan dedikasi dan kerja keras BAZNAS Kota Bandung dalam mengelola zakat dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Semoga pencapaian ini menjadi inspirasi bagi lembaga zakat lainnya untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.” pungkasnya.
BERITA11/07/2024 | BAZNAS Kota Bandung
BAZNAS Bersama Organisasi Pengelola Zakat di Kota Bandung Merumuskan Resolusi Pengembangan Zakat
BAZNAS Bersama Organisasi Pengelola Zakat di Kota Bandung Merumuskan Resolusi Pengembangan Zakat
Bandung (03/07), BAZNAS Kota Bandung bersama Kantor Kementerian Agama Kota Bandung, menyelenggarakan Rapat Koordinasi Zakat Kota Bandung, yang dilaksanakan di Grand Asrilia Hotel Turangga, Lengkong, Kota Bandung. Acara tersebut digelar bertujuan untuk membangun pola sinergitas penanggulanan kemiskinan di Kota Bandung, serta memperkuat silaturahim antar Organisasi Pengelola Zakat yang berada di Kota Bandung. Acara tersebut dihadiri oleh Kasi Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kementerian Agama Kota Bandung, Pimpinan BAZNAS Kota Bandung, Direktur Perencanaan Zakat Nasional BAZNAS Republik Indonesia Dr. Ahmad Hambali, S.Ag.,MH, dalam materinya Pak Ahmad Hambali memaparkan bahwa, Lembaga zakat harus memiliki program yang inovatif, untuk mencapai tujuan substantif yaitu pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat, namun sebelum mencapai tujuan substantif tersebut Lembaga zakat harus mencapai tujuan teknis pengelolaan zakat yaitu zakat dikelola secara efektif, zakat dilaksanakan secara efisien dan memiliki ukuran manfaat zakat. Rapat Koordinasi Zakat Kota Bandung, dihadiri juga oleh 21 LAZ tingkat Nasional dan Provinsi yang berdomisili di Kota Bandung, juga LAZ tingkat Kota Bandung. Acara tersebut diselenggarakan dengan konsep pemaparan materi, curah gagasan, dan sharing ide untuk menyusun kebijakan strategis, bagi pengembangan zakat di Kota Bandung. Setelah pemaparan materi dan diskusi, dalam acara tersebut akhirnya menghasilkan Resolusi Rapat Koordinasi Zakat Kota Bandung, dengan penandatanganan Resolusi oleh Kemenag Kota Bandung, BAZNAS Kota Bandung dan LAZ yang hadir pada acara tersebut. Penandatanganan Resolusi Rapat Koordinasi Zakat Kota Bandung, merupakan salah satu langkah para Organisasi Pengelola Zakat yang berada di Kota Bandung, untuk pengembangan Zakat di Kota Bandung, sebagai instrument pembangunan masyarakat. (baznasktbdg)
BERITA05/07/2024 | Ayuni Purwandari
Manfaatkan Peluang Usaha, Pak Dani Seorang Tulang Punggung Keluarga
Manfaatkan Peluang Usaha, Pak Dani Seorang Tulang Punggung Keluarga
Bandung 26/06/2024, BAZNAS Kota Bandung menyalurkan bantuan Program Bandung Makmur kepada 48 Penerima Manfaat, dengan total penyaluran 82.500.000 Rupiah. Bantuan tersebut merupakan program penyaluran produktif untuk memberdayakan mustahik, dengan bantuan sarana dan modal usaha. Pak Dani Furqon (51) salah satu penerima bantuan modal usaha BAZNAS Kota Bandung, yang memiliki usaha warung seblak, minuman dan mie jebew level di daerah Kel.Cicadas Kec.Cibeunying Kidul Kota Bandung. Pak Dani berjualan sudah hampir 5 tahun sejak 2019 hingga saat ini, dengan hanya berjualan di teras rumah bersama sang istri, Pak Dani memiliki usaha yang cukup banyak diminati orang-orang. Mie jebew level salah satu menu jualannya yang paling diminati, dengan rasa yang gurih, pedas dan nikmat penggemar pangannan ini sangat menyukai menu yang ada di warung seblak Pak Dani. Usaha tersebut merupakan satu-satunya usaha yang dijalaninya kini, meski dengan kondisinya saat ini, tidak menjadikan Pak Dani berputus asa, malah ia lebih kuat dan semangat dalam menjalani usaha warung seblaknya tersebut. Pak Dani terus berjuang untuk kehidupan Istri dan kedua anaknya yang masih membutuhkan biaya, karena anak Pak Dani ini, yang pertama masih duduk di bangku SMP dan yang kedua masih berusia 10 bulan, sehingga masih membutuhkan banyak biaya. Pak Dani selalu semangat dan pantang menyerah, bahkan setiap pagi Pak Dani selalu belanja sendiri ke Pasar Cikutra untuk membeli kebutuhan berjualan, dengan berjalan kaki sekitar 1 kilometer dari rumahnya. Warung seblak Pak Dani buka dari jam 8 pagi hingga jam 6 sore, karena selepas berjualan, setiap maghrib Pak Dani selalu pergi ke Masjid untuk solat berjamaah dan mengikuti pengajian rutin bersama warga sekitar rumahnya. Meski dengan kondisinya saat ini, Pak Dani terus berusaha bangkit dan semangat, agar usahanya tetap diminati banyak orang dan dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Melihat semangat dan jiwa besar Pak Dani dalam menjalani kehidupannya, BAZNAS Kota Bandung tergerak untuk membantu Pak Dani, dengan memberikan modal usaha, agar usaha yang Pa Dani jalani saat ini menjadi lebih baik dan berkembang, untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya. “Harapan saya dengan adanya bantuan modal usaha ini, usaha saya lebih maju lagi .” ungkap Pak Dani Ayo kita bantu saudara kita yang membutuhkan, semoga dengan bantuan yang kita keluarkan, menjadi amal jariah bagi kita dan kebahagiaan untuk mereka, dengan titipkan zakat infak dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Bandung. (baznasktbdg)
BERITA01/07/2024 | Ayuni Purwandari
Ibu Ai Terus Berjuang, Agar Adi Dapat Mendengar Kembali
Ibu Ai Terus Berjuang, Agar Adi Dapat Mendengar Kembali
Jum’at, (21/06/2024), BAZNAS Kota Bandung menyalurkan bantuan kesehatan kepada ibu Ai Maelasari (48) warga Kelurahan Sukagalih Kecamatan Sukajadi Kota Bandung, Ibu Ai merupakan seorang ibu rumah tangga, dan suaminya seorang pekerja bangunan yang memiliki penghasilan tidak menentu. Ibu Ai memiliki seorang anak istimewa, bernama Adi Ridwan Setiawan (6), seorang anak bungsu dari 5 bersaudara, yang memiliki kebutuhan khusus dalam menjalani kehidupan sehari-harinya. Adi lahir dengan proses sesar, pada usia kandungan ibu Ai baru menginjak 8 bulan. Saat usia Adi 1 bulan kondisi Adi mulai kurang baik, badannnya kuning, muncul bercak merah hingga tiba-tiba badannya membiru. Akhirnya ibu Ai dan Suami membawa Adi ke Rumah Sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pada saat itu, dokter memberikan diagnosa bahwa Adi kekurangan hormon tiroid dan terkena down syndrome, akhirnya Adi terus menjalani pengobatan rutin ke Rumah Sakit hingga saat ini. Namun pada usia 4 tahun, Adi mulai terlihat kurang dalam berkomunikasi, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, ternyata pendengaran Adi pun terganggu dan hanya dapat mendengar dengan bantuan alat bantu dengar. Ibu Ai terus berjuang menjalani tahap demi tahap pengobatan untuk kesembuhan anaknya, agar Adi dapat mendengar kembali dengan normal. Melihat ketegaran dan perjuangan Ibu Ai untuk kesembuhan Adi, BAZNAS Kota Bandung terketuk untuk memberikan bantuan kesehatan, berupa alat bantu dengar dengan harapan, alat bantu dengar tersebut dapat membantu Adi untuk menjalani hari-hari bahagianya dan semakin hari tumbuh kembangnya semakin baik. “Alhamdullilah saya sudah mendapatkan alat kesehatan, berupa alat bantu dengar dari BAZNAS Kota Bandung, Alat bantu dengar ini sangat membantu untuk anak Ibu, semoga terus bermanfaat untuk Adi. Terimakasih Muzaki BAZNAS Kota Bandung.” Pungkas Ibu Ai Mari sama-sama saling membantu untuk saudara kita yang membutuhkan dan masyarakat Kota Bandung yang mengalami hal yang sama, dengan menitipkan zakat infak dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Bandung. (baznasktbdg)
BERITA21/06/2024 | Ayuni Purwandari
Peluncuran BAZNAS Microfinance Desa, BAZNAS Kota Bandung Beri Solusi Para Pelaku Usaha Mikro
Peluncuran BAZNAS Microfinance Desa, BAZNAS Kota Bandung Beri Solusi Para Pelaku Usaha Mikro
Bandung 12/06/2024, BAZNAS Kota Bandung meluncurkan salah satu program unggulan BAZNAS yakni BAZNAS Microfinance Desa (BMD). Peluncuran BMD ini dihadiri oleh Kepala Divisi Bank Zakat RI, PLH KABAG KESRA Kota Bandung, Pimpinan BAZNAS Kota Bandung, Ketua UPZ DKM Al-Ukhuwwah Kota Bandung, Unsur BAZNAS Kota Bandung dan Unsur BMD Kota Bandung. BMD merupakan program BAZNAS yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pendampingan dan pembiayaan mikro berbasis zakat. Program BMD ini lahir karena dilatar belakangi oleh peningkatan kondisi masyarakat miskin baru di Kota Bandung, salah satunya akibat kondisi pandemi pada tahun 2020. Bukan hanya itu, BMD pun hadir karena kondisi masyarakat yang memiliki usaha mikro atau UMKM, masih banyak yang kesulitan untuk mengembangkan usahanya baik dalam aspek Modal, SDM, Teknologi, Pemasaran hingga Jaringan Usaha. Para pelaku usaha ini rata-rata tidak memenuhi kriteria sebagai nasabah bank (non-bankable), mereka kesulitan dalam hal mengakses lembaga keuangan karena kurangnya informasi yang didapatkan oleh para pelaku usaha UMKM ini. BMD memiliki visi dan misi, untuk mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat, melalui pemberdayaan berbasis zakat dan microfinance di Kota Bandung, dengan memberikan akses pembiayaan mikro yang berbasis syariah kepada masyarakat, menyediakan pendampingan usaha untuk meningkatkan keterampilan dan kapasitas bisnis masyarakat, membangun jaringan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi. Keberadaan BMD ini menjadi sangat penting di tengah masyarakat, karena disini BMD bukan hanya memberikan pembiayaan mikro, tapi BMD juga memberikan pendampingan dan edukasi kepada pelaku usaha mikro, tentang bagaimana perniagaan dilakukan secara Syariah, tentang seberapa pentingnya kita sebagai muslim berinfak dan sedekah di jalan Allah, agar usaha yang dijalani semakin tumbuh, berkembang dan berkah. Produk yang ditawarkan BMD ini nantinya adalah pinjaman tanpa ada kelebihan atau tambahan, tanpa bunga (Qadrul Hasan). Disini pelaku usaha UMKM akan dikelompokkan, terdapat 7 hingga 15 orang dalam 1 kelompok nantinya, kelompok ini dinamakan KMD atau Kelompok Mitra BMD. Kelompok ini akan terus didampingi oleh BMD dalam menjalani usahanya, agar usaha yang di jalani lebih berdaya, hingga terjadinya kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. “Kami mengucapkan terimakasih kepada para muzaki, yang hingga saat ini masih mempercayakan untuk menitipkan zakat, infaq dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Bandung dan BMD ini merupakan salah satu program yang dilaksanakan BAZNAS Kota Bandung dari zakat yang dititipkan oleh para muzaki.” Pungkas Ketua BAZNAS Kota Bandung. (baznasktbdg)
BERITA14/06/2024 | Ayuni Purwandari
Kurban Amalan Yang Paling Dicintai Allah SWT
Kurban Amalan Yang Paling Dicintai Allah SWT
Sejarah kurban dalam Agama Islam, memiliki akar yang berhubungan dengan kisah Nabi Ibrahim As dan putranya Nabi Ismail As sebagaimana dikisahkan dalam Al-Quran. kisah ini menjadi landasan sejarah bagi ibadah kurban yang dilaksanakan oleh umat Muslim. Berdasarkan kisah dalam Al-Quran, Allah SWT menguji kesetiaan Nabi Ibrahim As, dengan memerintahkan beliau untuk mengorbankan putranya Nabi Ismail As. Ketika itu Nabi Ibrahim As yang taat kepada Allah SWT, bersedia melaksanakan perintah tersebut. Namun pada saat Nabi Ibrahim As bersiap untuk mengorbankan putranya, Allah SWT menggantikannya dengan seekor domba sebagai pengorbanan. Kejadian tersebut menjadi sebuah peristiwa penting dalam sejarah Agama Islam, menandakan ketundukan Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail as atas kehendak Allah. Kurban merupakan salah satu amalan yang paling di cintai oleh Allah SWT pada hari Raya Idul Adha, menurut para ulama, kurban merupakan salah satu sunnah muakkad yaitu sunnah yang sangat dianjurkan. Kurban adalah bentuk ibadah seorang muslim, untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Menurut hadis, hewan kurban yang disembelih, akan datang pada hari kiamat dengan tanduknya, dengan bulu-bulunya, dengan kuku-kukunya, dan darah yang di tumpahkan akan diterima oleh Allah SWT di suatu tempat, sebelum darah itu meyentuh bumi. Dalam menyambut hari raya Idul Adha, BAZNAS Kota Bandung memiliki program “Kurban Berkah BAZNAS, Tunaikan Kurban Bersama BAZNAS Kota Bandung”. Program tersebut merupakan cara BAZNAS, untuk memberikan kemudahan, kepada para pekurban (Mudhohi), dalam menunaikan ibadah kurbannya. Namun bukan hanya itu, BAZNAS pun ingin mengajak masyarakat, untuk membagi kenikmatan dengan kaum dhuafa di kewilayahannya, dengan menyalurkan paket ketahanan pangan untuk para dhuafa di lingkungan sekitar mudhohi. Dalam ibadah kurban terkandung nilai-nilai keimanan, pengorbanan, ketundukan, dan kepedulian sosial terhadap sesama manusia. Ibadah ini akan terus menjadi ritual keagamaan dan budaya umat Muslim di seluruh dunia. Adapun hikmah yang akan kita dapatkan dalam ibadah qurban adalah : 1. Bersedekah Untuk Kaum Yang Kurang Mampu Sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW yang berbunyi: "Infaqkanlah hartamu. Janganlah engkau menghitung-hitungnya (menyimpan tanpa mau mensedekahkan). Jika tidak, maka Allah akan menghilangkan berkah rezeki tersebut. Janganlah menghalangi anugerah Allah untukmu. Jika tidak, maka Allah akan menahan anugerah dan kemurahan untukmu." (HR. Bukhari no. 1433 dan Muslim no. 1029) 2. Belajar Ikhlas Ibadah kurban ini menuntut keikhlasan dan ketakwaan untuk menggapai ridha dari Allah SWT. Hal ini dicantumkan dalam firman-Nya pada surat Al-Hajj ayat 37: "Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya." (QS. Al Hajj: 37) 3. Menjalankan Tuntunan Nabi Tidak semua hewan dapat menjadi hewan kurban. Hewan yang dapat dikurbankan adalah hewan dengan kondisi prima, sehat tanpa ada cacat dan sudah masuk umur. Umur hewan kurban harus masuk dalam kriteria hewan musinnah, untuk hewan kambing minimal berusia 1 tahun dan sapi minimal usia 2 tahun. Hewan ini juga harus disembelih sesuai dengan ketentuan yang ada, yaitu dipotong setelah salat Idul Adha. Al Bara' bin 'Azib radhiyallahu 'anhu menuturkan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menyampaikan khutbah kepada para sahabat pada hari Idul Adha setelah mengerjakan shalat Idul Adha. Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Siapa yang shalat seperti shalat kami dan menyembelih kurban seperti kurban kami, maka ia telah mendapatkan pahala kurban. Barangsiapa yang berkurban sebelum shalat Idul Adha, maka itu hanyalah sembelihan yang ada sebelum shalat dan tidak teranggap sebagai kurban." 4. Belajar Untuk Berdzikir Hal ini dikarenakan saat melaksanakan kurban diwajibkan untuk melantunkan basmallah dan disunnahkan untuk bertakbir saat menyembelih hewan kurban. Bahkan sunnah untuk melantunkan takbir ini telah diperintahkan sejak sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Allah SWT berfirman: "Dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan" (QS. Al Hajj: 28). 5. Meninggalkan Larangan-Nya Saat hendak melaksanakan ibadah kurban terdapat beberapa larangan yang perlu dipatuhi. Seperti tidak boleh memotong rambut dan kuku. Hal ini disampaikan dalam hadits riwayat Muslim yang berbunyi: "Jika kalian telah menyaksikan hilal Dzulhijjah (maksudnya telah memasuki 1 Dzulhijjah,) dan kalian ingin berqurban, maka hendaklah shohibul qurban tidak memotong rambut dan kukunya." (HR. Muslim no. 1977). 6. Mengharapkan Kesucian Diri dan Hartanya Setiap kebaikan adalah sedekah, yang berfungsi untuk mensucikan diri dan harta. Ibadah Kurban adalah amal kebaikan yang amat disukai Allah di Hari Raya Iedul Adha (HR. Tirmidzi) 7. Sebagai Penebus Dosa, Untuk Mendapatkan Pengampunan “Hai Fatimah,berdirilah di sisi korbanmu dan saksikanlah ia, sesungguhnya titisan darahnya yang pertama itu pengampunan bagimu atas dosa-dosamu yang telah lalu” (HR. Al-Bazzar dan Ibnu Hibban) 8. Pahala dan Kemudahan Meniti Diatas Shirat “Tiada suatu amalan yang dilakukan oleh manusia pada Hari Raya Kurban, yang lebih dicintai Allah selain daripada menyembelih haiwan Kurban. Sesungguhnya hewan kurban itu pada hari kiamat kelak akan datang berserta dengan tanduk-tanduknya, bulu-bulunya dan kuku-kukunya, dan sesungguhnya sebelum darah kurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima disisi Allah, maka beruntunglah kamu semua dengan (pahala) kurban itu.” (HR.Al-Tarmuzi, Ibnu Majah dan Al-Hakim), dalam riwayat lain “Muliakanlah kurban kamu karena ia menjadi tunggangan kamu di titian (shirat) pada hari kiamat.” Sebagai umat muslim yang berkecukupan, mari kita sama-sama beribadah kepada Allah SWT dengan berkurban dan meningkatkan kepedulian kita terhadap sesama, agar kehidupan ini lebih indah dengan saling memberi. (baznasktbdg)
BERITA11/06/2024 | Ayuni Purwandari
Mendukung Program P2WKSS, BAZNAS Kota Bandung Berdayakan Perempuan Produktif
Mendukung Program P2WKSS, BAZNAS Kota Bandung Berdayakan Perempuan Produktif
BAZNAS Kota Bandung berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung, menyelenggarakan acara Peningkatan Pemberdayaan Perempuan, yang melanjuti rangkaian peringatan hari Kartini tingkat Kota Bandung Tahun 2024. Acara tersebut dilaksanakan di Aula Disarpus Kota Bandung pada 04/06. Dalam acara tersebut, dihadiri oleh Kepala Dinas DP3A Dra. Uum Sumiati, M.Si. beliau memberikan sambutan dan berpesan bahwa “Bantuan yang didapat oleh para penerima manfaat, harus digunakan dengan sebaik-baiknya, agar sesuai dengan tujuan yang diharapkan, dan saya berharap para penerima manfaat saat ini dapat menjadi muzaki kelak”. Pungkasnya. Selain kepala Dinas DP3A, hadir pula Ketua BAZNAS Kota Bandung dan Sekertaris Camat Sukajadi. BAZNAS Kota Bandung menjalankan program Bandung Makmur yaitu sebuah program penyaluran zakat produktif untuk memberdayakan mustahik, dalam hal ini BAZNAS Kota Bandung memberdayakan para perempuan kepala keluarga dan perempuan penyitas kekerasan sebanyak 25 Orang penerima manfaat, dengan total penyaluran bantuan sebesar 50 Juta Rupiah. Maka melalui program ini, BAZNAS Kota Bandung berharap usaha yang dijalankan para perempuan produktif ini, menjadi lebih berdaya dan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Bandung. Hal ini menjadi salah satu langkah BAZNAS Kota Bandung dalam mendukung program DP3A Pemerintah Kota Bandung yaitu Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS). Salah satu penerima bantuan modal usaha tersebut adalah Ibu Dewi Rupiasih (50), ia memiliki usaha kue basah dan berjualan sudah hampir 5 tahun. Namun selalu ada suka duka dalam perjalannya. Bersama suaminya yang kini penyandang disabilitas karena mengalami kecelakaan, Ibu Dewi tetap tersenyum dalam menjalani hidupnya, ia terus berjualan dengan menitipkan kue-kuenya di toko langganannya. Mari sama-sama ulurkan tangan, untuk selalu membantu saudara kita yang membutuhkan, dengan menitipkan zakat infak dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Bandung. (baznasktbdg)
BERITA05/06/2024 | Ayuni Purwandari
Ibu Cici Perempuan Tangguh Pahlawan Keluarga
Ibu Cici Perempuan Tangguh Pahlawan Keluarga
BAZNAS Kota Bandung menyalurkan bantuan Program Bandung Makmur kepada 40 Penerima Manfaat dengan total penyaluran Rp. 67.900.000. Bantuan tersebut merupakan program penyaluran produktif untuk memberdayakan mustahik, dengan bantuan sarana dan modal usaha. Ibu Cici (35) salah satu penerima bantuan modal usaha BAZNAS Kota Bandung, yang memiliki usaha pindang ikan mas presto dan Pepes. Ia berjualan sudah hampir 4 tahun sejak 2020 hingga saat ini, Ia menjajakan dagangannya di pinggir jalan pasar kiaracondong, namun terkadang ia pun sampai jualan berkeliling hingga dagangannya habis. Usaha tersebut merupakan usaha turun temurun dari keluarganya, namun perjalanan usahanya tidak selalu mulus. Usaha Ibu Cici pernah sampai sepi bahkan kesulitan modal, karena kondisi yang tidak selalu baik. Meski dengan kondisi terpuruk saat itu, Ibu Cici terus berusaha bangkit agar usahanya tetap hidup, karena ia ingin terus berbakti kepada orang tua, melalui usahanya yang turun temurun tersebut. Ia tinggal di sebuah kontrakan daerah Kiaracondong Kota Bandung, bersama Suami dan satu orang anaknya. Namun kini kondisi pekerjaan suaminya yang serabutan, membuat Ibu Cici harus terus kuat dan tetap berjualan, karena untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, juga untuk membiayai anaknya yang kini masih duduk di bangku sekolah tingkat SMP. Melihat Ibu Cici semangat dan selalu berusaha memberikan kasih sayang yang terbaik kepada keluarganya, BAZNAS Kota Bandung membantu dengan memberikan modal usaha, agar usaha yang Ibu Cici jalani saat ini menjadi lebih baik dan berkembang, untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya. “Saya berharap uang yang saya dapatkan dari BAZNAS Kota Bandung bermanfaat dan setelah saya gunakan untuk modal usaha, saya juga ingin beli sepatu sekolah dan kaos kaki untuk anak saya karena sepatunya sudah robek .” ungkap Ibu Cici Ayo sama-sama saling membantu untuk saudara kita yang membutuhkan, semoga dengan bantuan yang kita keluarkan menjadi amal jariah bagi kita dan kebahagiaan untuk mereka. Mari titipkan zakat infak dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Bandung. (baznasktbdg)
BERITA03/06/2024 | Ayuni Purwandari
17 Tahun Tanpa Suami Ibu Ecin Tegar Jalani Hidup
17 Tahun Tanpa Suami Ibu Ecin Tegar Jalani Hidup
BAZNAS Kota Bandung menyalurkan bantuan hidup dasar kepada 27 penerima manfaat dan bantuan tunggakan kontrakan kepada 9 penerima manfaat. Bantuan yang disalurkan sebesar 40 Juta Rupiah tersebut, adalah program Bandung Peduli BAZNAS Kota Bandung yang bertujuan untuk membantu masyarakat Kota Bandung, agar kehidupannya lebih baik dan tetap bisa melanjutkan hidup. Salah satu penerima manfaat dari program tersebut, adalah Ibu Ecin (68). Ia hidup tanpa suaminya sudah hampir 17 tahun dan tinggal di sebuah rumah sederhana, daerah Rajawali-Andir Kota Bandung. Untuk mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari, ia berjualan gorengan di teras rumah, serta ia kirim juga ke warung yang ada di sekitar rumahnya. Namun dengan berdagang gorengan pun, belum cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Ibu dari 4 orang anak ini, berjuang memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri, meski dengan kondisi yang kurang sehat, karena jika terlalu lelah ia sering sesak nafas. Ia tidak mau meminta kepada anak-anaknya karena anak-anaknya pun berada dalam kondisi ekonomi yang pas-pasan. Melihat ketegaran hidup Ibu Ecin, BAZNAS Kota Bandung terketuk untuk memberikan bantuan, dengan harapan kehidupan Ibu Ecin semakin baik. melalui salah satu program Bandung Peduli BAZNAS Kota Bandung. “Perasaan Saya Bahagia setelah mendapat bantuan dari BAZNAS Kota Bandung, terimakasih muzaki yang telah menitipkan zakat infaq sedekahnya.” Pungkas Ibu Ecin Mari sama-sama saling membantu untuk saudara kita yang membutuhkan, dengan menitipkan zakat infak dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Bandung. (baznasktbdg)
BERITA30/05/2024 | Ayuni Purwandari
BAZNAS Republik Indonesia dan MITRATEL Jalin Kerjasama, Salurkan Ribuan Paket di Bulan Ramadan dan Lebaran ke Medan hingga Papua
BAZNAS Republik Indonesia dan MITRATEL Jalin Kerjasama, Salurkan Ribuan Paket di Bulan Ramadan dan Lebaran ke Medan hingga Papua
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menjalin kerjasama menyebarkan paket kebaikan. Setidaknya ada 2.890 paket yang disalurkan selama bulan ramadan dan Idul Fitri 1445 hijriah. Ketua Baznas Kota Bandung, Akhmad Roziqin mengatakan bahwa kolaborasi yang dijalin merupakan langkah untuk menyemarakkan dan mengambil berkah. "Ini merupakan dorongan untuk menyemarakkan dan mengambil berkah ramadan dengan berbagi kebahagiaan," kata Akhmad Roziqin. Akhmad Roziqin mengungkapkan, Baznas Kota Bandung telah mengandeng sejumlah pihak selama ramadan dan Idul Fitri. "Semoga Mitratel semakin maju, sukses dan berkah, dan semoga kerjasama ini terus berjalan di tahun-tahun selanjutnya," ujarnya. Sementara itu, Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko mengatakan bahwa, pembagian paket kebahagiaan itu disebarkan secara nasional yang mencakup wilayah kerja Mitratel mulia dari Medan hingga Jayapura Papua. Paket paket tersebut dibagikan kepada Anak Yatim, Kaum Dhuafa hingga penyandang disabilitas. "Paket Kebaikan yang terdiri dari 1.445 paket buka puasa dan 1.445 bingkisan lebaran," kata Theodorus. Theodorus menuturkan, seremoni penyerahan paket kebaikan tersebut dilaksanakan di Kantor Mitratel RO Jabar, Gedung Telkom, Kota Bandung, pada Kamis (28/03/2024). Kegiatan itu dihadiri oleh CFRO Mitratel Ian Sigit Kurniawan, GM Area 2 Harry Ramdan, VP MA Pak Ayodya, VP Procurement Ali Akbar, VP Risk management Alex Yipis, VP Treasury & Tax Anung Anendito, Ketua Baznas Kota Bandung Akhmad Roziqin, dan Wakil Ketua 2 Baznas Kota Bandung Irfan Farid Taufik. "Selain di Kota Bandung, Paket kebaikan juga diserahterimakan secara simbolis oleh Manajemen Mitratel di beberapa wilayah diantaranya Medan, Jakarta, Surabaya dan Jayapura," ujarnya. Theodorus menambahkan, momen tersebut dinilai penuh makna dalan rangja mengekspresikan rasa syukur kepada Tuhan atas segala karunia dan keberkahan yang telah diberikan. Melalui program Mitratel Bahagia Bersama tahun ini, diharapkan dapat menyemarakkan nilai-nilai keagamaan pada Bulan Suci Ramadhan 1.445 H / 2024 melalui kegiatan berbagi, wujud dari tanggung jawab sosial dan kepeduliaan Mitratel dalam membangun hubungan positif dan meningkatkan citra perusahaan dengan masyarakat dan stakeholders. Selain itu, lanjut Theodorus, paket Kebaikan ini juga bertujuan untuk memperkuat hubungan positif yang berkelanjutan antara Perusahaan, karyawan dan Masyarakat di wilayah operasional Mitratel. "Penyaluran Paket Kebaikan yang terdiri dari Paket Buka Puasa dan bingkisan ini sebagai bentuk kepedulian seluruh karyawan Mitratel kepada warga sekitar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan tentu saja menyemarakkan Ramadhan 1445 H," pungkasnya.
BERITA30/04/2024 | Jamal Purnama
Bantu Ibu Ade Halimah Untuk Terlepas Dari Jeratan Rentenir
Bantu Ibu Ade Halimah Untuk Terlepas Dari Jeratan Rentenir
Selasa, (02/04/2024) Kantor BAZNAS Kota Bandung ramai dikunjungi oleh Mustahik yang ingin mengajukan permohonan bantuan, salah satunya Ibu Ade Halimah (45) beliau seorang buruh cuci setrika di lingkungan rumahnya, di daerah Sadang Serang, Coblong Kota Bandung. Ibu Ade Halimah memiliki seorang Suami dan seorang Anak, Suami beliau sudah tidak bekerja lagi, selama hampir 5 tahun dan tidak bisa memberikan kecukupan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Bahkan dari hasil buruh cuci setrika pun tidak dapat mencukupi kebutuhannya. Karena keadaan yang mendesak, Ibu Ade Halimah dan Suaminya memutuskan untuk meminjam uang kepada rentenir untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Akibat hal tersebut, saat ini Ibu Ade Halimah dan keluarga menjadi terjerat hutang kepada rentenir. Melihat kesabaran dan ketegaran Ibu Ade Halimah dalam menjalani kehidupannya, maka BAZNAS Kota Bandung memberikan bantuan kepada Ibu Ade Halimah, untuk keluar dari jeratan hutangnya. melalui salah satu kegiatan program Bandung Peduli BAZNAS Kota Bandung. “Alhamdullilah saya dibantu oleh BAZNAS Kota Bandung untuk mengatasi hutang dan untuk kebutuhan sehari-hari.” Pungkas Ibu Ade Halimah Mari kita bantu Ibu Ade Halimah dan masyarakat Kota Bandung yang mengalami hal yang sama, dengan menitipkan Infaq Sedekah melalui BAZNAS Kota Bandung. (baznasktbdg)
BERITA02/04/2024 | Ayuni Purwandari
Bantuan bagi Korban Gempa Sumedang
Bantuan bagi Korban Gempa Sumedang
Baznas Kota bandung beserta Pemerintah Kota Bandung menyampaikan bantuan uang sebesar Rp 500.000.000,- dan bantuan Natura senilai Rp 21.596.000,- bagi korban gempa Kabupaten Sumedang yang terjadi pada tanggal 31 Desember 2023. Bantuan ini merupakan sumbangan dari masyarakat umum yang disampaikan melalui Baznas Kota bandung yang diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk disalurkan bagi korban bencana gempa di Kabupaten Sumedang.
BERITA25/01/2024 | BAZNAS KOTA BANDUNG
Rekapitulasi Donasi Korban Gempa Kabupaten Sumedang
Rekapitulasi Donasi Korban Gempa Kabupaten Sumedang
Assalammu'alaikum wr. wb. Berikut kami sampaikan jumlah total penerimaan Donasi Kemanusiaan Sumedang yang dihimpun melalui BAZNAS Kota Bandung per tanggal 05 Januari 2024 hingga 22 Januari 2024 pukul 16.00 Uang Sebesar Rp.284.475.090- dan Natura/Barang Sebesar Rp.17.592.000,- Untuk monitoring total penerimaan dapat dilihat pada link berikut : http://bit.ly/Bantuan-Kemanusian-untuk-Kab-Sumedang
BERITA22/01/2024 | BAZNAS KOTA BANDUNG
Bantuan bagi korban Banjir Bandang
Bantuan bagi korban Banjir Bandang
Baznas Kota Bandung menyampaikan bantuan kepada korban banjir bandang di kelurahan braga Kota Bandung yang terjadi pada tanggal 11 Januari 2024.
BERITA18/01/2024 | BAZNAS KOTA BANDUNG
Baznas Kota Bandung tanggap bencana
Baznas Kota Bandung tanggap bencana
BAZNAS Kota Bandung bersama jajaran kelurahan dan kecamatan beserta jajaran melakukan kegiatan asesmen 2 rumah rusak berat dan 21 rumah rusak ringan di RW 8 dan RW 4 Kel. Braga Kec. Sumur Bandung yang terdampak akibat bencana banjir bandang tanggal 11 Januari 2024.
BERITA15/01/2024 | BAZNAS KOTA BANDUNG
BAZNAS Kota Bandung tanggap bencana banjir bandang
BAZNAS Kota Bandung tanggap bencana banjir bandang
Baznas Kota Bandung melakukan kegiatan tanggap bencana pada kejadian Banjir bandang tanggal 11 Januari 2024 yang memberikan dampak pada 600 rumah warga di Gang Apandi RW 08, RW 04, RW 03, RW 07, Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung.
BERITA13/01/2024 | BAZNAS KOTA BANDUNG
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Bandung.

Lihat Daftar Rekening →