Orangtua Sampai Jual Rumah Demi Kesembuhan Rayhan
09/12/2024 | Penulis: Ayuni Purwandari
BAZNAS Kota Bandung telah menyalurkan bantuan kesehatan kepada Rayhan Ambiya (21)
Jum’at (29/11), BAZNAS Kota Bandung telah menyalurkan bantuan kesehatan kepada Rayhan Ambiya (21) warga Kelurahan Kebon Kangkung Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung. Rayhan merupakan seorang anak bungsu dari dua bersaudara yang kini harus menjalani hidupnya dengan satu kaki, kecelakaan dua tahun lalu yang membuatnya kini harus bertahan hidup dalam kondisi seperti saat ini.
Semua itu terjadi awalnya ketika Rayhan pergi bersama teman-temanya ke daerah caringin tilu, ketika Rayhan dan teman-temanya akan pulang, pada kondisi jalan turunan yang curam, motor yang dikendarai Rayhan mengalami Rem blong dan akhirnya menabrak benteng. Sejak kejadian tersebut, Rayhan pun tak sadarkan diri selama kurang lebih satu bulan, karena mengalami pendarahan di otaknya. Setelah pulang ke rumah selama satu minggu, Ia pun baru sadar jika Ia telah mengalami kecelakaan yang mengakibatkan harus kehilangan satu kakinya.
Kaki Rayhan harus di amputasi karena terjadi infeksi yang cukup parah, dan pembuluh darah yang ada di kakinya itu sudah tidak berfungsi. Jika tidak dilakukan tindakan amputasi, infeksinya akan menyebar hingga ke jantung. Hal tersebut merupakan masa kritis dalam hidupnya yang harus Ia terima, bahkan untuk keluarganya, terutama kedua orangtuanya yang sangat berusaha memberikan perawatan terbaik untuk pengobatan Rayhan. Hingga orangtuanya pun menjual satu-satu nya rumah mereka, untuk kesembuhan anaknya. Maka kini Rayhan dan keluarganya tinggal di rumah kakeknya. Rayhan pun masih memerlukan pengobatan karena masih harus dilakukan tindakan operasi, namun hingga saat ini Rayhan masih menunggu jadwal untuk tindakan operasi tersebut.
Kecelakaan membuat Rayhan pun berhenti dari pekerjaannya. Orangtua Rayhan yang hanya berjualan masakan di rumahnya, dengan penghasilan yang didapat hanya cukup untuk biaya hidup sehari-hari. Rayhan yang memiliki kondisi terbatas, tak membuatnya putus asa dan menyerah, sudah selama satu tahun ini Rayhan pun berjualan Es Teh di depan rumahnya. Rayhan berjualan Es Teh tersebut dengan dibayar sebesar 50 ribu per hari oleh temannya, karena barang yang Ia jual merupakan milik temannya dan setiap harinya Ia memberikan setoran hasil jualan Es Teh tersebut kepada temannya.
Rayhan seorang anak yang selalu bersemangat, Ia tetap kuat menjalani kehidupannya dan selalu berusaha agar hidupnya lebih baik lagi. Dengan kondisinya saat ini, dan melihat ketegaran juga semangat yang dimiliki Rayhan maka BAZNAS Kota Bandung terketuk untuk memberikan bantuan berupa kaki palsu bagi Rayhan.
“Saya ucapkan terimakasih kepada BAZNAS Kota Bandung dan para Muzaki yang telah menitipkan zakat, infak, dan sedekahnya karena telah memberikan kaki palsu yang bisa saya gunakan buat aktivitas sehari-hari.” Ungkap Rayhan
BAZNAS Kota Bandung berharap dengan adanya kaki palsu ini, Rayhan dapat menjalani aktivitas sehari-harinya dengan lebih baik lagi dan membuatnya kembali nyaman. Rayhan masih memiliki cita-cita untuk bisa bekerja agar dapat membantu kebutuhan ekonomi keluarga.
Sahabat BAZNAS, mari sama-sama saling membantu untuk saudara kita yang membutuhkan dan masyarakat Kota Bandung yang mengalami hal yang sama, dengan menitipkan zakat infak dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Bandung.
(baznasktbdg)
Berita Lainnya
Saudagar Zmart BAZNAS Manfaatkan Voucher Aksesmu Perkuat Stok untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar warung
ZAKAT PERUSAHAAN
5 TIPS Memilih Hewan Kurban
Fidyah Dalam Islam
Bantuan BAZNAS Seberat 80 Ton Diterjunkan ke Gaza
Dirjen Bimas Islam: BAZNAS Wujud Kehadiran Negara dalam Pengelolaan Zakat

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
